Penghuni Neraka Yang Ditolong Nabi

Advertisement
"Di dalam kitab Tanbihul Ghafilin disebutkan tentang syafa'at atau pertolongan Rasulullah kepada umat-Nya yang menjadi penghuni neraka. Setelah mendapatkan siksa nerak ayang amat pedih, penghuni neraka itu kemudian dimasukkan ke surga."

Ilustrasi ( Sumber Gambar @Source )

MakNyak.com - Kelak saat umat Nabi Muhammad Saw yang durhaka digiring oleh Malaikat Malik, mereka selalu memanggil, "Ya Muhammad". Tetapi, setelah melihat wajah Malaikat Malik yang begitu menakutkan, mereka lupa akan nama Rasulullah Saw.

Malaikat Malik kemudian bertanya, "Siapakah kamu?"

"Kami umat yang dituruni Alquran dan kami telah puasa bulan Ramadan," ujar mereka.

Lalu, Malaikat Malik berkata, "Alquran tidak diturunkan kecuali kepada Umat Rasulullah Saw." Maka, ketika itu mereka menjerit, "Kami umat Nabi Muhammad Saw!"

Malaikat Malik bertanya, "Tidakkah telah ada larangan dalam Alquran dari maksiat terhadap Allah SWT."

Umat tersebut tak memungkiri kemaksiatan yang pernah dilakukannya selama di dunia. Mereka pun menurut saja ketika digiring ke tepi neraka Jahannam untuk diserahkan kepada Malaikat Zabaniyah.

DIALOG MALAIKAT MALIK

Malaikat Zabaniyah kemudian hendak melemparkan umat durhaka itu ke dalam neraka. Namun, beberapa diantaranya mengajukan permintaan, "Ya Malik, apakah diizinkan saya menangis."

Permintaan itu diizinkan. Lalu, mereka menangis sampai habis air mata, kemudian menangis lagi dengan darah sehingga Malaikat Malik berkata, "Alangkah baiknya menangis ini terjadi di dunia karena takut kepada Allah SWT, niscaya kamu tidak akan disentuh oleh api neraka pada hari ini."

Lalu, Malaikat Malik berkata kepada Malaikat Zabaniyah, "Lemparkan mereka kedalam neraka." Maka, dilemparlah mereka ke api neraka yang sangat panas. Spontan mereka pun menjerit, "Laa ilaaha illallah."

Maka, surutlah api neraka, Malaikat Malik berkata, "Hai api, sambarlah mereka."

Jawab api, "Bagaimana aku menyambar mereka, padahal mereka menyebut la ilaaha illallah." Malaikat Malik berkata, "Demikianlah perintah Tuhan Rabbul arsy." Maka, api neraka langsung membakar tubuh mereka.

Malaikat Malik berkata, "Jangan membakar muka mereka karena mereka telah lama sujud kepada Allah SWT, juga jangan membakar hati mereka karena mereka telah haus pada bulan Ramadan."

Kemudian bila telah selesai hukuman mereka, maka Allah SWT memanggil Jibril dan bertanya, "Bagaimana kamu melihat umat Muhammad? Apakah mereka minta apa-apa kepadamu?"

Jawab Jibril, "Ya Allah, alangkah jeleknya keadaan mereka dan mereka minta disampaikan salam mereka kepada Nabi Muhammad Saw dan diberitakan kepadanya keadaan mereka."

DIMASUKKAN KE SURGA

Maka, Allah SWT menyuruh Jibril menyampaikan semua pesanan itu kepada Nabi Muhammad Saw. Setelah bertemu Rasul, Malaikat Malik menyampaikan apa yang diucapkan penghuni neraka itu.

Maka, pergilah Nabi Muhammad Saw ke bawah Arsy dan bersujud serta memuji Allah SWT dengan ucapan yang tidak pernah diucapkan oleh seorang makhluk pun sehingga Allah SWT menyuruh Nabi Muhammad Saw, "Angkatlah kepalamu dan mintalah niscaya akan diberikan, dan ajukan syafa'atmu pasti akan diterima."

Maka, Nabi Muhammad Saw berkata, "Ya Tuhan, orang-orang yang durhaka dari umatku telah terlaksana pada mereka hukum-Mu dan balasan-Mu, maka terimalah syafa'atku."

Allah SWT berfirman: "Aku terima syafa'atmu terhadap mereka, maka pergilah ke neraka dan keluarkan dari padanya orang yang pernah mengucap la ilaaha illallah."

Maka, umat nabi yang menjadi penghuni neraka itu mendapatkan syafa'at rasul. ia dikeluarkan dari neraka dan kemudian dimasukkan ke surga.
Advertisement