Mendatangkan Pakaian Dari Surga

Advertisement
"Muhammad Rasulullah merupakan utusan Allan yang memiliki banyak mukjizat. Di antaranya adalah mampu menghadirkan busana para bidadari dari surga untuk putri tercintanya Fatimah Az Zahra."

Ilustrasi ( Sumber Gambar @Source )

MakNyak.com - Pada suatu hari, Rasulullah Saw duduk di samping Kabah seraya berzikir. Tiba-tiba para pembesar dan bangsawan Makkah mendatanginya dan mengucapkan salam. Dengan senyum dan wajah ramah, Nabi Muhammad Saw menjawab salam mereka.

"Wahai Nabi Islam dan kebanggan alam semesta, Kami datang untuk mengabarkan bahwa kami akan melangsungkan akad dan resepsi pernikahan antara putri Fulanah dengan pytra Fulan, kami bermaksud mengundang Fatimah Az Zahra untuk menghadiri acara tersebut," kata salah seorang pembesar itu.

"Bersabarlah, aku akan pergi ke rumah putriku, Fatimah dan memberitahukan padanya perihal undangan kalian ini. Jika dia berniat datang, maka aku akan beri tahu kalian," tutur Rasulullah Saw dengan pelan.

UNDANGAN NIKAH

Nabi Muhammad Saw akhirnya pergi ke rumah putrinya. Sesampainya di sana, beliau mengucapkan salam dan menceritakan padanya, perihal undangan para pembesar Arab untuk acara pernikahan itu. Beliau ingin mengetahui pendapat putrinya, apakah dia hendak menghadiri acara pernikahan tersebut atau tidak.

Sejenak Sayidah Fatimah tenggelam dalam pikirannya. "Jiwaku sebagai tebusan Anda, wahai kekasih Allah yang Mahamulia, aku berpikir bahwa undangan pernikahan mereka bertujuan untuk mengejek dan memperolok-olok dirimu," ujar Fatimah.

"Mengapa demikian," tanya Rasulullah Saw.

"Sebab para wanita dan gadis-gadis bangsawan Arab pada pesta pernikahan itu mengenakan pakaian mewah dan mahal. Mereka berkumpul di samping pengantin wanita dengan angkuh dan sombong. Tetapi, aku tak punya apa-apa, selain pakaian usang dan bertambal untuk pergi ke sana. Jika aku datang dengan penampilan seperti ini, mereka pasti memperolok-olok, menghina, dan mengejek diriku," jelas Fatimah.

BUSANA BIDADARI

Tatkala Rasulullah Saw mendengar penuturan putrinya, hatinya pun sedih. Beliau menarik napas panjang dan meneteskan air mata. Dalam kondisi seperti itu, Nabi Muhammad Saw berdoa agar mendapat pakaian yang terbaik.

Tak lama kemudian Malaikat Jibril datang menjumpai Nabi Muhammad Saw. "Wahai Rasulullah, katakanlah pada Fatimah agar dia mengenakan pakaian yang dia miliki dan pergi ke acara pernikahan. Sesungguhnya, Kami menyimpan hikmah dalam hal ini," ucap Malaikat Jibril kepada Rasulullah Saw.

Lantas, Nabi Saw menyampaikan pesan Allah SWT ini kepada putrinya. Kemudian Fatimah mengenakan pakaian usang dan bertambal. Setelah itu, dia minta izin kepada ayahnya untuk menghadiri acara pernikahan itu. Saat itulah, Allah SWT memerintahkan kepada Malaikat Jibril agar secepatnya mengambil pakaian dari surga dan turun ke bumi bersama ribuan bidadari yang bertugas memakaikan pakaian surga pada tubuh Fatimah, sehingga putri Nabi datang ke acara pernikahan dengan agung dan terhormat.

Malaikat JIbril mematuji perintah Allah SWT dan segera menemui Fatimah bersama seribu bidadari. Sayidah Fatimah pun datang ke acara pernikahan itu dengan penuh keagungan dan kemuliaan. Ketika hampir tiba di rumah pengantin wanita, cahaya suci mereka menerangi seluruh wanita yang hadir dalam acara itu.

Seluruh wanita memandangi wajah dan pakaian Sayidah Fatimah yang memancarkan cahay dengan penuh kagum. Secara spontan, mereka menyambut wanita agung ini hingga tak seorang pun mendampingi pengantin wanita. Sebagian menciumi tangan dan kaki Sayidah Fatimah serta mengantar masuk pemuka para wanita ini ke dalam majelis pernikahan dengan penuh penghormatan dan kemuliaan.