Wirid Dan Doa Meraih Sukses Usaha

shares |

"Ketika memulai sebuah bisnis atau usaha, tentu berharap meriah sukses. Nah, untuk mencapainya tentu tak hanya kerja keras semata. Berdoa dan zikir, tentu menjadi bagian yang tak terpisahkan untuk menggapai kesuksesan itu."

Ilustrasi (Sumber Gambar @Source )

MakNyak.com - Menyerahkan segala sesuatu hanya kepada Allah, kepasrahan diri hanya kepada-Nya, percaya akan janji-janji-Nya ridha akan ketetapan-Nya, berprasangka baik kepada-Nya dan menunggu jalan ke luar yang diberikan-Nya, itulah cara islami untuk meraih kesuksesan dan keberkahan usaha.

MENATA NIAT

Hal utama dalam amal adalah niatnya. Begitupun saat memulai usaha, tentu niat kita harus sudah ditata terlebih dahulu.

Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh, Umar bin Al Khathab Ra, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda, 'Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu Karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya'," (HR Bukhari dan Muslim).

Bagaimana maksudnya? Tentu saja, kita niatkan segala bentuk usaha kita sebagai bagian dari wujud penghambaan kita kepada Allah SWT. Sebab, hakikat penciptaan manusia adalah untuk beribadah. "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku," (QS Adz Dzariyat (51): 56).

Maka, setiap apa yang kita lakukan semestinya harus kita niatkan untuk mengabdi atau ibadah kepada Allah SWT. Insya Allah dengan menata niat yang tepat, setiap gerak langkah kita akan dibimbing dan sesuai dengan aturan Allah dan Rasul-Nya.

HEBATNYA ISTIGFAR

Di antara tuntunan yang ditawarkan untuk menggapai tujuan tersebut: memperbanyak istigfar. Sebagaimana jaminan Allah SWT dalam Alquran, "Aku (Nabi Nuh) berkata (pada mereka), 'Beristigfarlah kepada Rabb kalian, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan yang lebat dari langit. Dan Dia akan memperbanyak harta serta anak-anakmu, juga mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu'," (QS Nuh : 10-12).

Kalau masih ragu, simak kisah yang termuat dalam Tafisr Al Qurthubi. Suatu hari ada orang yang mengadu kepada Al Hasan Al Bashri tentang alamnya paceklik, maka beliau pun berkata, "Beristigfarlah kepada Allah". Kemudian datang lagi orang yang mengadu tentang kemiskinan, beliau pun memberi solusi, "Beristigfarlah kepada Allah". Terakhir ada yang meminta agar didoakan punya anak, Al Hasan menimpali," Beristigfarlah kepada Allah".

Ar Rabi' bin Shabih yang kebetulan hadir bertanya, "Kenapa engkau menyuruh mereka semua untuk beristigfar?"

Maka, Al Hasan Al Bashri pun menjawab, "Aku tidak mengatakan hal itu dari diriku sendiri. Namun sungguh Allah telah berfirman demikian."

Hasan Al Basri kemudian menukil ayat 10-12 dari surat Nuh tersebut di atas.

Masih belum cukup, mari kita cermati hadis Nabi, "Barang siapa memperbanyak istigfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka," (HR Ahmad dari Ibnu Abbas).

WIRID DAN ZIKIR

Di era kekinian, ulama kita memberikan tips lebih rinci lagi. Ustad Yusuf Mansur, dalam beberapa kesempatan memberikan arahan berbagai zikir agar kita sukses berusaha, berbisnis dan sejenisnya.

Menurut beliau, setidaknya setiap pagi dan sore kita memperbanyak shalawat kepada Rasulullah Saw setidaknya 100 kali, bertasbir, Subhanallahi wa bihamdih, hasbiyallaahu laa-ilaaha illaa hu. Alaihi tawakkaltu wahuwa rabbul arsyil adzhiim. Ini adalah bagian dari dua ayat terakhir dari surat At Taubah. Baca saja keduanya tujuh kali.

Kemudian baca Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas, masing-masing sebanyak tiga kali. Ustad Yusuf Mansur pun mengingatkan, setiap habis mengerjakan zikir-zikir tersebut, iringi dengan ingat kepada Allah dalam tarikan napas kita, lalu berdoa, "Alaa bidzikirillaahi tath-mainnul quluub (Ingatlah, dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenang)," (QS Ar-Ra'du: 28).

BERDOA KE ALLAH

Terakhir barangkali, jangan pernah melupakan doa. Sebab, dengan berdoa berarti kita sadar bahwa kita makhluk yang lemah dan harus bergantung kepada Allah SWT. Bahkan, doa adalah ibadah yang paling mulia di sisi Allah, dari Abu Hurairah Ra berkata bahwasanya Rasulullah Saw bersabda, "Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah daripada doa," (Sunan At Tirmizi, Sunan Ibnu Majah, dan Musnad Ahmad).

Bahkan, Allah akan murka jika ada orang yang meninggalkan doa. Dari Abu Hurairah Ra berkata bahwasannya Rasulullah Saw bersabda, "Barang siapa yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan memurkainya," (Sunan At Tirmizi).

Related Posts