Moskow Jadi Rumah Muslim Eropa

shares |

"Pertumbuhan Muslim di Kota Moskow, Rusia begitu mencengangkan. Saat Idul Fitri tahun 2015 lalu, lebih dari 60 ribu muslim terkumpul untuk menunaikan shalat Idul Fitri di Masjid Kubah Emas Sobornaya."

Masjid Kubah Emas Sobornaya ( Sumber Gambar @Source )

MakNyak.com - Kota Moskow memperlihatkan pertumbuhan paling pesat yang mencakup beragam etnis dari penduduk. Dengan populasi resmi 12,5 juta jiwa, kini Rusia setidaknya menjadi rumah bagi 1,5 juta muslim.

"Moscow secara perlahan beradaptasi untuk menjadi kota muslim terbesar di Eropa, dan muslim secara bertahap beradaptasi dengan itu," ucap analis politik Alexei Malashenko

SHALAT ID PENUH

Shalat Idul Fitri tahun 2015 sudah menjadi saksi pertumbuhan muslim di ibu kota Rusia itu. Lebih dari 60 ribu muslim berkumpul untuk menunaikan shalat Idul Fitri di Masjid Kubah Emas Sobornaya. Sementara, 180 ribu lain memadati lima masjid dan puluhan tempat ibadah sementara.

Tak dipungkiri, sejumlah hambatan masih muncul dari pemerintah Kota Moskow. Di Moscow, muslim, baik kelahiran Rusia atau imigran, belum merasa diterima dengan baik. Dengan hanya enam masjid di kota itu, upaya untuk membangun masjid yang baru telah menemui proses dan penolakan.

Meski ada sejumlah besar penduduk muslim di kota, juga hanya terdapat segelintir taman kanak-kanak atau sekolah Islam. "Jaraknya terlalu jauh untuk kami jangkau dan jumlah yang ada terlalu sedikit," ucap Jannat Babakhanova dari Limpopo, sebuah kompleks kecil yang dihuni oleh muslim.

Populasi muslim di Moscow didominasi oleh sejumlah besar mualaf dari kalangan etnis Rusia. Anastasiya Korchagina, salah satunya. Ia mengubah nama depan menjadi Aisha setelah masuk Islam lima tahun yang lalu.

"Saya mendengar banyak pujian tentang bagaimana saya berpakaian dan betapa indah itu terlihat. Saya tidak pernah menghadapi sikap buruk. Itu tidak ada di sini," kata Aisha Korchagina.

BANYAK MUALAF

Sementara itu, menurut Mantan Duta Besar Indonesia untuk Rusia Hamid Awaluddin, muslim akan menjadi komunitas penting di Rusia. Indonesia pun dinilai bisa membantu meningkatkan kualitas populasi muslim yang terus berkembang di negeri beruang merah itu.

"Populasi muslim Rusia meningkat drastis. Saya kira Indonesia bisa bekerja sama (dengan Rusia)," ujar Hamid dalam diskusi bertajuk "Rusia-Moslem World Friendship" di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta

Hamid mendukung agar upaya kerja sama Indonesia dan Rusia bisa terus berkembang.

"Saya harap kita bisa terus melanjutkan upaya untuk membantu komunitas muslim Rusia," ujar Hamid.

Related Posts