Kisah Muslimah Melahirkan di Dalam Kubur

shares |

"Kisah ajaib muslimah yang melahirkan di alam kubur terjadi pada masa khalifah Umar bin Khattab. Seorang wanita ahli puasa meninggal dunia dalam keadaan hamil. Atas izin Allah SWT, ketika jenazahnya dimakamkan, ia bisa melahirkan bayi di dalam kubur."

Ilustrasi ( Sumber Gambar @Source )

MakNyak.com - Ketika Umar bin Khattab berkhutbah di hadapan orang banyak, lewatlah seseorang bersama putranya yang di gendong di atas pundaknya. Melihat itu, Umar berkata, "Aku tidak melihat burung gagak lain melebihi keserupaan ayah dan anak ini."

Apa yang dikatakan Umar adalah perumpamaan melihat kemiripan orang tersebut dengan putranya. Dalam pandangan orang-orang Arab, binatang yang paling serupa satu sama lain dan sulit dibedakan adalah burung gagak.

Kemudian orang itu menjawab, "Demi Allah, wahai amirul mukminin, ibu anak ini melahirkan setelah meninggal dunia."

Mendengar hal ini, Umar pun segera membetulkan posisi duduknya dan bertanya, "Bagaimana itu bisa terjadi?"

ISTRI MULIA

Orang itu bercerita, pada saat itu ia ingin melakukan safar (perjalanan jauh) dalam kafilah. Namun, istrinya melarang. Bahkan, ketika ia sudah sampai di depan pintu rumah, istrinya masih saja bersikeras melarangnya.

Saat itu sang istri tengah hamil.

Sang istri berkata, "Bagaimana mungkin kau meninggalkan aku sementara aku sedang hamil>"

Sang suami itu pun menenangkannya sembari berkata, "Aku menitipkan janin yang berada di dalam perutmu kepada Allah."

Laki-laku itu tetap pergi bersama kafilahnya. Akan tetapi, setelah pulang, ia melihat banyak kerumunan orang di rumahnya. Saat ia mendekat, anak-anak dari pamannya menghampiri untuk memberitahu bahwa istrinya telah meninggal dunia.

"Aku sangat bersedih dan terkejut karenanya seraya mengucap: inna illahi wa inna ilaihi raji'un," ujar laki-laki itu.

Ia melanjutkan kisahnya. Suatu malam ketika ia duduk di pemakaman Baqi' bersama anak-anak pamannya untuk makan malam, ia melihat ada asap yang keluar dari kuburan istrinya.

"Apa ini?" tanyanya.

Mereka menjawab, "Kami tidak tahu. Kami hanya melihat asap tersebut setiap malam di kuburan istrimu."

DIKABULKAN ALLAH

Orang pun berkata, "Demi Allah, aku orang yang paling mengetahui tentang istriku, dia sering berpuasa, dia wanita yang mulia, dia beramar makruf mahi munkar sehingga Allah tidak mungkin menghinakannya."

Orang itu lalu mengambil kapak dan bergegas menuju kuburan itu. Sementara anak-anak dari pamanku mengikutiku dari belakang. Ternyata kuburan itu terbuka dan terlihat seorang bayi sudah berada di pelukan ibunya.

Orang itu mendekat, kemudian ada suara yang berbicara, "Wahai orang yang menitipkan kepada Tuhan-Nya, ambillah kembali titipanmu. Kalau seandainya engkau juga menitipkan ibunya, tentu engkau akan mendapatinya juga."

Para ulama mengatakan, maksudnya adalah andai saja pria itu menitipkan juga istrinya kepada Allah SWT, maka dia akan menemuinya sebagaimana dia menitipkan istrinya itu, yakni istrinya tetap hidup. Tapi, takdir Allah telah tetap dan Allah tidak menakdirkan dia untuk mengucapkan doa itu. Pria itu berkata, "Aku mengambil bayi tersebut dan serta merta kuburan itu kembali menutup."

Related Posts