Indahnya Dakwah Lewat Budaya

shares |

"Islam di Indonesia tidak lepas dari wali sanga. Mereka mempunyai cara yang unik dalam menyebarkan agama Islam, yakni memakai budaya sebagai metode dakwahnya. Hasilnya sangat istimewa, Islam diterima dengan baik dan indah."

Ilustrasi ( Sumber Gambar @Source )

MakNyak.com - Sebagai warga negara Indonesia, kita harus bangga dengan peninggalan budaya bangsa kita. Sebab, dari peninggalan itulah menjadi watak jati diri kita untuk mengadapi era globalisasi.

Islam di nusantara tidak lepas dari peran wali sanga. Apa itu Islam nusantara? Islam nusantara adalah sebuah konsep yang menggali dan mengangkat kekhasan Islam yang ada di nusantara. Islam nusantara sebuah konsep yang menggunakan metode dakwah melalui kebudayaan yang ada. Kemudian oleh wali sanga, digunakanlah metode ini untuk mengislamkan nusantara.

Ini adalah upaya mencari jalan tengah atau ijtihad yang berlandaskan pada sumber-sumber hukum Islam.

CARA WALI SANGA

Bagaimana wali sanga bisa mentransformasikan keyakinan masyarakat Hindu ke Islam pada saat itu. Contohnya, masyarakat nusantara yang waktu itu masih meyakini dengan sesajen. Tujuannya, sesajen itu digunakan agar bisa mendatangkan keberkahan. Dalam sesajen itu, ada masakan-masakan yang juga diyakini untuk mengusir setan.

Nah, para kiai saat itu tidak menghilangkan sesajen. Tapi, tidak lagi ditaruh dipojok-pojok rumah, melainkan untuk para tetangganya. Masyarakat bisa menghidangkan sesajen tersebut dengan cara mengundang para warga dan tetangga sekitar. Kemudian bisa menikmati sajian tersebut dengan meminta untuk mendoakan keluarganya agar diberi kesehatan, keselamatan dan lainnya.

Sesajen itu akhirnya berubah menjadi selametan. Sebab, para Kiai saat itu mengatakan kepada masyarakat bahwa itu bukan sesajen, melainkan selametan dimana bersama-sama berdoa agar mendatangkan keberkahan.

UKHUWAH FATHONIYAH

Pendekatan seperti inilah yang bisa menyelesaikan masalah-masalah umat hari ini. Kiai Hasyim Asyari juga menegaskan, yang paling penting, Islam Indonesia harus menjadi penopang nasionalisme. Pendekatan ini memang lebih berhasil untuk menyelesaikan konflik. Dan, tanpa harus ada kekerasan dan gencatan senjata.

Perlu diketahui bahwa di Indonesia masih menjunjung tinggi semangat ukhuwuah islamiyah, ukhuwuah fathoniyyah. Kita bisa melihat di negara-negara Timur Tengah bahwa konflik masih saja terus terjadi. Misalnya di Afghanistan, Iran, Suriyah, Turki dan Yaman, masih saja konflik terus terjadi.

Ini semua dikarenakan tidak adanya semangat ukhuwah fathoniyyah. di negara-negara tersebut, ketika ada konflik, selalu untuk menyelesaikannya menggunakan kekerasan. Sedangkan Islam nusantara adalah Islam yang datang dan melebur dengan budaya di nusantara.

Nah, sementara oleh Kiai Hasyim Asyari, semangat inilah yang terus dijaga. Beliau selalu menyatakan bahwa Islam janganlah di pertentangkan. Islam nusantara memiliki kriteria dalam membawa Indonesia menuju negara yang besar.

Di dalam Islam nusantara, dituntut untuk menghormati budaya. Justru karena Islam semakin kuat, maka budaya harus semakin dilestarikan.

Related Posts