Heboh, Mushaf Alquran Tertua Di Inggris

shares |

"Dunia Islam dihebohkan dengan penemuan mushaf Alquran tertua. Alquran yang berumur sekitar 1.370 tahun itu ditemukan di Inggris. Kini mushaf tersebut dipamerkan di Museum University of Birmingham"

Sumber Gambar @Source

MakNyak.com - Dunia Islam dan khususnya muslim Inggris dikejutkan dengan penemuan mushaf Alquran tertua. Mereka bangga karena memiliki "harta yang tidak ada duanya" itu. Mushaf Alquran tertua ditemukan di Inggris pada Juli 2015 yang lalu. Para peneliti dari University of Birmingham menemukan mushaf itu memiliki bahan daun dari perkamen berumur 1.370 tahun tersebut berasal dari tahun 568 dan 645 Masehi.

"Penanggalan radiokarbon telah membuahkan hasil yang menarik dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kita tentang salinan tertulis Alquran yang paling awal," ucap Susan Worrall, Direktur Koleksi Khusus di Universitas Birmingham.

Nabi Muhammad SAW diperkirakan hidup antara tahun 570 dan 632 Masehi. menurut sejarah, Nabi Muhammad menerima wahyu yang membentuk Alquran antara tahun 610 dan 632 Masehi. Pesan ilahi itu tidak langsung ditulis pada waktu itu.

"Sebaliknya, wahyu yang diawetkan dalam 'Memories of Men'," ujar David Thomas dan Nadir Dinshaw, profesor agama di universitas yang sama.

Penanggalan radiokarbon dari perkamen (alat tulis yang terbuat dari kulit domba, kambing dan lembu) tersebut menunjukkan hewan yang di jadikan perkamen tinggal selama atau setelah masa Nabi Muhammad. Artinya, menurut Thomas dan Dinswah, bagian-bagian Alquran yang ditulis di perkamen bisa berusia kurang dari 20 tahun setelah kematian Nabi Muhammad.

NASKAH KUNO

Naskah mushaf Alquran mencakup dua daun perkamen dan berisi bagian dari surah (bab) 18 sampai 20, di tulis dengan tinta dalam bentuk awal dari tulisan Arab dan disebut Hijazi.

Naskah terikat dengan daun serupa Alquran pada akhir abad ke-7. Naskah disimpan di Mingana Collection of Middle Eastern Manuscripts di University of Birmingham yang dikelola Perpustakaan Penelitian Cadbury.

Sebagian besar dari wahyu Ilahi yang diterima Nabi Muhammad di ingat dalam memori, kemudian dituliskan kembali pada perkamen, batu, daun kelapa, dan tulang belikat unta. "Khalifah Abu Bakar, pemimpin pertama setelah Muhammad, memerintahkan untuk mengumpulkan semua bahan Alquran dalam bentuk buku," ucap Thomas dan Dinshaw.

Versi akhir tertulis selesai di bawah arahan Khalifah Utsman bin Affan, pemimpin ketiga dari komunitas Islam, di sekitar tahun 650, dan didistribusikan ke kota-kota utama di bawah kekuasaan Islam.

"Umat Islam percaya bahwa Alquran yang mereka baca hari ini adalah teks yang sama yang standar di bawah Utsman, dan menganggapnya sebagai catatan yang tepat dari wahyu yang disampaikan kepada Muhammad," tutur Thomas dan Dinshaw.

"Ini memang merupakan penemuan menarik, komunitas muslim tidak cukup kaya dalam persediaan kulit bintang selama puluhan tahun. Untuk menghasilkan mushaf lengkap atau salinan dari Alquran diperlukan banyak sekali kulit binatang" kata Muhammad Isa Waley, Kurator utama untuk naskah Persia dan Turki di Perpustakan Inggris.

"Bersama dengan keindahan dan konten dan Naskah Hijazi yang mengejutkan, ini jelas ada berita bagus yang menggembirakan hati umat Islam," ucap Waley.

PENULISAN PERTAMA

Mushaf Alquran itu menjadikannya sebagai salah satu penulisan mushaf Alquran versi paling awal. Manuskrip tersebut ditulis dengan huruf Hijazi atau versi awal huruf Arab.

Komunitas Muslim Inggris setempat mengaku bahagia dengan temuan itu. Apalagi, pihak Universitas mengatakan, naskah kuno tersebut akan dipamerkan untuk umum. "Saat melihat naskah tersebut, hatiku tergetar. Air mata kebahagiaan dari emosi jiwa yang meluap tergenang di mataku. Saya yakin, semua orang di seluruh Inggris akan datang ke Birmingham untuk menyaksikan," kata Muhammad Afzal, pemimpin Birmingham Central Mosque.

Related Posts