Halusnya Tipuan Jin

shares |

"Jangan Pernah Kita Terperdaya Dengan Tipuan Jin Atau Setan Yang Selalu Menyesatkan"

Sumber Gambar @Source

Maknyak.com - Suatu hari Abu Hurairah berhasil menangkap seseorang yang mencuri, ternyata dia adalah jin. Saat ditangkap, dia memohon agar tidak dilaporkan kepada Nabi Saw. Tapi, dia berbohong dan mengulangi perbuatannya sebanyak tiga kali.

Abu Hurairah pun tidak percaya lagi dan tetap akan melaporkannya kepada Nabi Saw. jin itu pun memelas lagi. Sebagai gantinya, dia memberikan tips ketika menghadapi jin, yaitu Ayat Kursi. Setelah diajari Ayat Kursi, Abu Hurairah melepaskannya.

Setelah mendapatkan laporan itu, Rasulullah Saw menegaskan bahwa kali ini (soal Ayat Kursi) dia benar meskipun aslinya dia pendusta. Kisah ini dapat disimak di hadis Bukhari NO 2311.

Ada apa dengan kisah itu? Hal yang paling penting untuk kita perlu hati-hati adalah halusnya tipuan jin. Tidak sedikit masyarakat kita atau bahkan kita sendiri percaya kalau roh bisa merasuki orang yang masih hidup.

Padahal, semua ulama sepakat, roh adalah urusan Allah. Jika roh sudah meninggalkan jasad, ia ditempatkan ditempat tersendiri dan hanya Allah SWT yang Mahatahu.

Makanya, jika ada orang yang masih percaya ada roh yang memasuki raga atau tubuh orang yang masih hidup serta berpesan ini dan itu, maka ia sudah mulai masuk dalam perangkap jin atau setan.

Padahal, soal wasiat, hak waris, cara mengurus jenazah dan lain sebagainya sudah diatur dengan rinci oleh agama kita.

Sekali lagi, tipu daya jin dan setan sangatlah halus. Ia mampu mengalir dalam setiap sendi kehidupan, cara hidup, cara pandang, sikap, dan tingkah laku kita. Untuk itu, seperti diuraikan oleh para ulama, mari kita tetap yakin seyakin-yakinnya kepada Allah, meletakkan akidah yang sebenar-benarnya serta yakin hanya Allah Dzat Yang Maha Mengetahui semua yang ghaib.

Mudah-mudahan kita mendapatkan kejernihan hati menyikapi hal-hal berbau mitos seperti itu. Amin ya rabbal 'alamiin.

Related Posts