Dua Strategi Iblis Menggoda Manusia

shares |

"Seperti yang kita tahu, iblis selalu gigih menggoda hati manusia. Untuk merusak hati mereka dan menjerumuskan ke dalam neraka. Seperti pada kisah berikut, iblis menyusup dan ikut dalam kapal besar yang dibuat Nabi Nuh. Di sanalah iblis membuka rahasia dua strateginya untuk mengusik umat Islam kepada Nabi Nuh."


MakNyak.com - Alksaih, ketika semua pengikut Nabi Nuh dan segenap pasangan hewan dan makhluk melata lain Nabi Nuh sudah naik ke atas kapal, tiba-tiba Nabi Nuh melihat ada yang aneh. Ketika beliau memperhatikan satu per satu dari mereka yang hadir di kepal, matanya memandang seorang lelaki tua yang tidak dikenalnya.

"Siapakah Anda?" tanya Nabi Nuh ingin tahu.

"Aku adalah iblis," jawabnya.

MENGGANGGU UMAT

Iblis yang cerdik tentu punya segala macam cara untuk masuk ke dalam kapal Nabi kekasih Allah itu. "Mengapa engkau mau ikut kami?" tanya Nabi Nuh lagi.

"Aku bukan mau ikut kepalmu dan ingin selamat bersamamu. Aku hanya ingin menganggu hati para pengikutmu. Biarlah tubuh mereka bersamamu asal hari mereka bersamaku," jawab iblis terus terang.

Mendengar pengakuan iblis, Nabi Nuh marah dan mencoba mengusir iblis tersebut.

"Keluarlah dari kapalku, wahai musuh Allah!" kata Nabi Nuh kepada iblis.

Iblis tidak menjawab apakah mau keluar atau akan tetapi di dalam kapal tersebut. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, sebelum Nabi Nuh, Allah juga pernah mengusir iblis keluar dari surga. Tetapi, iblis masih saja membangkang perintah Allah dan terus menggoda Adam sampai berhasil.

STRATEGI IBLIS

Sebelum meninggalkan Nabi Nuh, iblis tersebut sempat membocorkan sedikit rencananya, "Wahai kekasih Allah, aku menyimpan lima strategi yang dengannya aku akan boleh mencelakakan umat manusia. Aku akan sebutkan padamu yang tiga, tapi akan menyembunyikan darimu dua lainnya," kata iblis terus terang.

Sesaat setelah itu kemudian Allah mewahyukan pada Nuh agar tidak usah mendengarkan yang tiga, tapi dengarn saja dua yang lainnya. "Aku tidak berminat mendengar tiga strategi yang akan engkau sebutkan itu, tapi sebutkan dua strategi yang engkau sembunyikan dariku," jawab Nuh.

"Baiklah wahai Nabi Nuh, aku akan berusaha membinasakan manusia dengan dua cara. Pertama, dengan cara menanamkan sifat dengki dalam hati mereka. Kedua, dengan cara menanamkan sifat serakah dalam jiwa mereka," kata iblis seadanya.

"Mengapa engkau memilih dua sifat itu?" tanya Nabi Nuh As.

"Karena dengki, maka aku dilaknat oleh Allah dan dijadikannya sebagai setan yang terkutuk. Karena serakah, maka Adam menghalalkan segala makanan di surga sehingga dia dikeluarkan. Dengan dua sifat ini, kami semua dikeluarkan dari surga," tukas iblis.

Setelah Kapal Nabi Nuh mendarat dengan segenap penumpangnya, tiba-tiba iblis datang lagi menghampiri Nabi Nuh.

"Aku sangat berterima kasih padamu, lebih dari semua makhluk yang ada di bumi ini," ujar iblis dengan suara yang amat merdu.

"Terima kasih dari apa?" tanya Nabi Nuh ingin tahu.

"Permohonanmu agar orang-orang kafir itu dicelakakan telah dikabulkan oleh Allah. Dengan cara itu berarti engkau telah meringankan bebanku," kata iblis.

"Wahai Nabi Nuh, jangan sekali-kali engkau mendengki karena ia telah menghantarku pada keadaan seperti ini. Dan, jangan sekali-kali engkau serakah karena ia telah menghantar Adam seperti yang dialaminya," lanjut iblis.

Related Posts