Didoakan Nabi, Makanan Bisa Bicara

shares |

"Saat orang kafir Yahudi ingin membunuh Rasulullah, berbagai cara mereka tempuh. Termasuk membubuhkan racun pada daging kambing yang akan dimakan Rasulullah. Ajaibnya, daging itu memberitahu kepada Rasulullah jika dia beracun."

Ilustrasi ( Sumber Gambar @Source )

MakNyak.com - Selepas Perang Khiabar, Rasulullah dan beberapa sahabat lainnya merasa lapar. Mereka kemudian menuju dapur umum untuk mendapatkan makanan. Benar, saat itu para perempuan muslimah tengah memasak untuk disediakan bagi para mujahid pembela Islam.

Akan tetapi, ada salah satu perempuan Yahudi yang menyusup di antara para pemasak itu. Ia bernama Zainab binti Haris istri dari Salam ibnu Musykim. Ia hendak memberikan hadiah kepada Rasulullah berupa adaging kambing yang telah dipanggang.

"Wahai sahabat, bagian daging kambing mana yang disukai Rasulullah?" tanya Zainab kepada salah satu pasukan muslim.

DIBUBUHI RACUN

"Bagian paha kambing, Rasulullah sangat menyukainya, maka hidangkanlah yang terlezat untuk beliau," kata pasukan Islam itu.

"Baiklah, akan kubuatkan masakan daging kambing yang lezat," ucap Zainab berpura-pura.

Ia lantas kembali ke dapur dan memotong bagian paha kaki kambing panggang itu. Potongan itu ditempatkan di sebuah wadah khusus. Akan tetapi, selanjutnya Zainab menaburkan serbuk racun di antara daging panggang itu.

Tidak lama kemudian, Zainab menyerahkan bagian daging itu kepada salah satu sahabat untuk diberikan kepada Rasulullah. Dengan jantung berdegub kencang, Zainab melihat Rasulullah menerima potongan daging itu.

Selanjutnya, setelah semua sahabat mendapatkan bagian makanan masing-masing, Rasulullah memimpin doa. Semua pasukan yang ada di tempat itu mengikuti doa Rasulullah Saw.

Setelah doa selesai dibacakan, masing-masing menghadap makanan kemudian menyantapnya dengan tenang. Namun, Rasulullah tiba-tiba menghentikan niatnya untuk makan potongan kaki dari kambing panggang itu. Mendadak beliau mendengar suara yang berasal dari kambing panggang itu.

DAGING BICARA

Sahabat yang melihat keanehan itu lantas menghentikan makannya. Mereka tertegun memandangi Rasulullah yang seolah tengah berdialog dengan seseorang. Akan tetapi, tidak ada satu pun dari mereka yang berani menanyakan keganjilan itu.

Selanjutnya, Rasulullah menginstruksikan kepada sahabatnya untuk mengumpulkan semua orang, termasuk para pemasak. Setelah orang-orang dikumpulkan, beliau bertanya pada mereka.

"Apakah kalian akan jujur padaku bila aku tanyakan sesuatu pada kalian?" tutur Rasulullah.

"Ya, kami akan jujur kepadamu wahai kekasih Allah," jawab salah satu di antara mereka.

"Apakah kalian telah membubuhi racun di daging kambing panggang ini?" tanya Rasulullah sekali lagi.

Pertanyaan Rasulullah sontak membingungkan para sahabat yang mendengarkan. Mereka saling pandang untuk mengetahui siapa yang nekad melakukan tindakan kepada Rasulullah itu.

Tiba-tiba Zainab mengaku bahwa dirinya yang melakukan tindakan itu.

"Ya, saya yang melakukan," jawab Zainab jujur.

Sahabat yang lain mendadak marah dan hendak membunuh Zainab. Akan tetapi, tindakan mereka dihentikan oleh Rasulullah.

"Apa yang mendorong kamu melakukan tindakan semacam itu?" tanya beliau.

"Kami ingin tahu, bila Anda seorang pendusta, maka kami akan merasa lega dari Anda. Dan, bila Anda seorang Nabi, maka racun itu tak akan membahayakan hidup Anda," balas Zainab.

Kisah mukjizat daging panggang bisa bicara itu dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Abu Daud.

Related Posts