Kepala Menyatu, Salah Satu Dari Mereka Harus Di Korbankan

shares |

Advertisement
"Kadang Apa Yang Sudah Menyatu Memang Harus Dipisahkan Untuk Kebaikan Keduanya, Sama Halnya Dengan Hubungan Asmara, Terkadang Berpisah Justru Menjadi Jalan Terbaik"


MakNyak.com - Chiara dan Charina Nortega, si kembar siam dari Filipina ini terlahir dengan kepala yang menyatu. Untuk memisahkan keduanya, sayangnya harus ada salah satu yang dikorbankan dari keduanya.

Kedua orang tua Chiara dan Charina Nortega pun menganggap jika tindakan operasi pantas untuk dilakukan meski hal tersebut harus dengan mengorbankan salah satunya demi untuk bisa mendapat kehidupan yang lebih baik untuk salah satunya.

Karena kondisi itu si kembar yang tinggal di Roxas, Provinsi Palaawan, Filipina pun harus menjalani kehidupan yang sulit dan juga menyakitkan, mulai dari belajar, mandi, makan pun harus selalu bersama-sama.

Seperti yang diberitakan jika biaya Operasi untuk memisahkan kedua bocah malang itu diperkirakan mencapai 85.000 poundsterling (Rp. 1,6 Miliar). 

Akan tetapi yang menjadi masalahnya adalah Ayah si kembar tersebut (Arnel) tidak mempunyai dana sebanyak itu karena ia hanya mempunyai penghasilan sekitar 100 ribu rupiah setiap harinya.


"Saya akan melakukan apa pun siang dan malam semampu saya, saya mengumpulkan uang untuk pembiayaan perawatan kedua anak saya." ucap Arnel

Akan tetapi Arnel sadar jika penghasilannya itu tidak akan pernah cukup untuk membayar biaya operasi kedua putrinya tersebut. Jadi ia pun meminta tolong kepada para saudara dan donatur yang mau membantunya dengan memberikan dana.

"Saya menghubungi teman, keluarga dan juga sampai orang asing untuk membantu saya. Saya berharap ada orang yang mendengarnya dan membantu kami."


Sonia (37) ibu dari kedua anak tersebut mengucapkan jika operasi pemisahan itu sangat berisiko dan ada kemungkinan salahs atu dari anaknya akan meninggal. Meskipun begitu, ia tetap mempunyai keinginan untuk bisa melakukan hal tersebut agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak demi salah satu putrinya.

Namun Sonia juga mempunyai harapan besar kedua putrinya bisa selamat dalam melakukan operasi. Ia menjelaskan jika Chiara dan Charina mempunyai antusias yang besar dalam hal belajar, mereka suka menggambar dan juga mendengarkan cerita.


Sonia juga berharap para ahli medis bisa melakukan operasi terbaik meskipun harapan untuk hidup salah satunya sangat kecil. Sekarang, pihak keluarga berharap ada orang berbaik hati yang mau mengulurkan bantuan dana untuk operasi kedua putrinya.

Chiara terlahir dengan bibir sumbing sehingga ia tidak bisa berbicara dengan lancar, sementara Charina bertugas untuk menafsirkan apa yang dikatakan Chiara, keduanya terlihat saling melengkapi.

Related Posts